Sedang Apa Kau Di Sana

Dalam Berbagai Kesempatan

Bahkan dalam sudut kesendirian

Selalu munculkan bayangan sosok mereka

Tinggalkan kenangan yang tak nyata

Berjajar susunan batu Nisan yang indah

Kutertunduk bersisikan tumpukan batu bertanda

Kuusapkan tangan kanan membelah rerumputan

Kuredupkan mata beriringkan doa

Kumenyatu dengan alam bersama angan

Kumenanya sedang apa kau disana

Terbesitkan nuansa rasa samsara bersama

Teriangkan atas bisikan kebahagian bersamaNYA

HKB, Jakarta, 9 Agustus 2011